BOOK OF REPORT BY FAISAL.

INSTRUCTIONAL BOOK OF REPORT
TECHNOLOGY AND MEDIA FOR LEARNING

1. TEKNOLOGI DAN MEDIA PEMBELAJARAN,MEMUDAHKAN PEMBELAJARAN
Menurut saya teknologi sesuatu peralihan dari sistem manual kesistem baru,dimana penggunaan teknologi sangat diperlukan karena percepatan ataupu akselerasi yang akurat dalam segala hal. Terutama pada akselerasi dalam pembelajaran. Yang saya rasakan adalah ketika dunia pendidikan yang selama ini kita jalan masih bersifat sederhana, Akuratisasi ketepatan dan pengukuran masih lambat. Maka dalam hal media teknologi sangat diperlukan didalam menjalankan kegiatan belajar mengajar. Gagap teknologi akan hilang sendirinya apabila kita mau memulainya dari yang terkecil dulu kemudian berusaha untuk meningkatkatkan lagi dalam menggunakan media belajar agar efektivitasnya secara cepat akan tercapai. Karena teknologi adalah suatu system yang dapat menyediakan dan pengadaan pembelajaran yang efektif dan efisien.
Timbullah suatu pertanyaan mengapa kita harus membutuhkan media didalam proses pembelajaran? Dilain pihak seberapa pentingnya media pembelajaran? Sebelumnya kita harus mengetahui terlebih dahulu konsep pembelajaran.Karena proses belajar mengajar hakekatnya adalah proses komunikasi,juga penyampaian person dari pengantar ke penerima.
Secara umum dapat dikatakan media mempunyai kegunaan, antara lain:
1. Memperjelas pesan agar tidak terlalu verbalitas
2. Mengatasi keterbatasan ruang,waktu tenaga dan daya indra
3. Menimbulkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid dengan sumber belajar.
4. Memungkinkan anak belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan visual,auditori dan kinestiknya.
5. Memberi rangsangan yang sama.
6. Proses belajar mengajar terkandung komunikan dan komunikator.

Karakteristik dan kemempuan masing masing media perlu diperhatikan oleh guru agar mereka dapat memilih media mana yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan. Contohnya media audio untuk pembelajaran bahasa asing
Pengembangan media pembelajaran hendaknya diupayakan untuk memanfaatkan kelebihan kelebihan yang dimiliki oleh media tersebut dan berusaha menghindari hambatan-hambatan yang mungkin muncul dalam proses pembelajaran. Menurut saya fungsi media adalah sebagai berikut :
1. Untuk menyaksikan benda yang ada atau peristiwa masa lalu.Dengan perantaraan gambar, potret, slide, film dan video.
2. Mengamati peristiwa yang sukar dikunjungi, baik karena jarak jauh,bahaya atau terlarang. Misalnya dengan perantaraan kamera, video, dll.
3. Memperoleh gambar yang jelas tentang benda/hal-hal yang sukar diamati secara langsung karena ukurannya yang tidak memungkinkan.
4. Mendengar suara yang sukar ditangkap dalam telinga.
5. Mengamati dengan teliti binatang –binatang yang sukar diamati,maka dengan bantuan gambar,potret slide film atau video.
Selain itu media pembelajaranjuga digunakan berbagai jenis media hasil teknologi baru dalam kelas,maka penerapan media harus manusiawi,karena media juga memerlukan pandaangan-pandangan manusia yang berkenaan dengan pembelajaran karena hakikat diri pembelajaran dan memberikan motivasi belajar yang lebih baik.
Dengan memperhatikan kompleks dan uniknya proses belajar maka diperlukan suatu kejelitian psikologis media dapat memberikan sasaran yang tepat agar siswa dapat mudah memberikan pembelajaran yang mudah agar siswa dapat menentukan pilihan yang tepat begitulah yang saya petik.

2. STRATEGI-STRATEGI PENGAJARAN MEMADUKAN TEKNOLOGI DAN MEDIA
Teknologi pendidikan adalah suatu pengembangan penerapan dan penilaian system-sistem teknik dan alat bantu untuk memperbaiki dan meningkatkan proses belajar manusia. Disini diutamakan proses belajar itu sendiri disamping alat-alat yang dapat membantu proses belajar itu. Strategi memadukan teknologi dan media adalah suatu hal yang harus dicapai dan dilakukan dalam rangka mempercepat dan memsinergiskan tujuan tujuan pembelajaran yang diharapkan.
Bahwa teknologi adalah mekanime yang efektiti dan efisien untuk menyeleraskan bahan yang diajarkan dengan teknik atau model belajar dengan demikian peserta didik dapat menerima secara mudah melalui pentranferan pesan dari komunikator ke komunikan sehingga memberikan pemahaman yang diinginkan sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Strategi juga bisa dikatakan model ajar atau design instruksional yang sangat sesuai dengan keadaan yang dialami pada saaat ini. Pengajar menerapkan bukan sekedar ceramah saja tapi turut serta dalam aktivitas pembelajaran. Sedemikian rupa bahkan aktivitas pembelajaran dapat memberikan solusi yang terbaik apabila teknologi dan media dipadukan sesuai dengan kapasitasnya.
Model-model belajar yang sangat akurat dan berbagai macamnya dapat memberikan suatu kombinasi pembelajaran yang baik media teknologi tetap disatukan.Walaupun bentuk apapun juga model belajar tetapi daya dukung tetap pada media teknologi.Baik secara kognitif psikologi dan landasannya maka segala persiapan proses belajar akan tercapai apa yang diinginkan.

3. PRINSIP-PRINSIP VISUAL: MERANCANG MATERI YANG EFEKTIF
Prinsip prinsip visual tentunya tidak meninggalkan garis-garis besar pembelajaran yang terutama dilihat dari segi ranah kognitif afektif dan psikomotor. Karena tanpa ini tujuan pembelajaran tidak akan tercapai yan mencakup kesempurnaan pembelajaran.
Media visual adalah media gambar melalui penglihatan berupa gambar diam maupun hidup.Media ini tidak terlepas dari teknologi yang dapat menyampaikan pesan yang baik dan efektief.Dikatakan efektif dan sesuai dengan tujuan yang diinginkan maksudnya visual ditampilkan bukan sekedar ditampilkan.tetapi perlu perencanaan rancang gambar baik yang diam maupun yang hidup.
Jenis-jenis visual juga harus diketahui sebaiknya selaras dengan bahan yang akan disampaikan.Sehingga perlu dibagi beberapa kategori visual:
1. Gambar bersifat nyata dan realistic
2. Visual hendaknya sesuatu pengertian simbolik yang menggambarkan sesuatu
3. Gambar hendaknya berhubungan dengan konsep-konsep yang akan diajarkan
4. Visual harusnya selalu berhubungan dengan keadaan yang sebenarnya
5. Gambar visual yang memaknai maksud tujuan
6. Visual walaupun gambar tapi menggambarkan visual kenyataan yang sebenarnya.

4. MODEL ASSURE: MENCIPTAKAN PENGALAMAN BELAJAR
Assure dirancang untuk membantu para guru merencanakan mata pelajaran yang secara efektif memadukan penggunaan teknologi dan media diruang kelas.Teknologi dan media yang dirancang dalam model assure memberikan suatu kepastian pembelajaranyang sebenarnya. Karena Assure menggunakan sarana digital yang berkapasitas luas dan memberikan pembelajaran secara tuntas dan memberikan suatu rangsangan atau dorongan anak untuk belajar yang menyenangkan.
Assure juga memberikan kecakapan yang mendasar bagi para siswa seperti :
1. Membuat dan menyimpan dokumen pengolah kata
2. Becyber ria dan gembira
3. Membuat video yang menyenangkan secara digital
4. Menanggapi dari komunikasi verbal dan tetulis yang berkisar dari tingkat bawah hingga atas dalam pemahaman yang baik.
Dengan model assure gaya belajar siswa juga menyenangkan dengan tidak merugikan komponen aktivitas belajar,karena assure sudah deprogram sedemikan rupa dengan seabaik-baiknya dengan tidak meninggal kaidah konsep pembelajaran. Kelas assure berbeda dengan kelas pada umumnya anak atau siswa lebih terampil dan cekatan menyelesaikan tugas-tugas belajar dalam memecahkan masalah.
Demikianlah assure dapat mendorong kemajuan semangat hasil dan motivasi belajar siswa. Namun kebanyakan penggunaan assure masih sedikit dari masyarakat belajar karena keterbatasan. Namun sebenarnya saya punya keyakinan assure dapat diterapkan apabila komponen pendidik dan pemerintah mau peduli untuk membantu dalam hal ini segala peralatan media teknologi,dengan tidak meninggal pendidikan yang berkarakter.

5. KOMPUTER DAN MULTIMEDIA
Indikator dalam computer dan multimedia adalah :
1. Peranan computer dalam pembelajaran
Membantu dalam penyampaian pesan dengan media computer.sehingga aktivitas belajar terprogram melalui jaringan computer.

2. Penggabungan system belajar
Dimaksudkan semua komponen pembelajaran dipadukan system computer yang telah diprogramkan dengan demikian bahan ajar aktivitas menukis melalui system komputerisasi. Dengan penggabungan ini inti dari kurikullum serta konten perangkat pembelajaran terpadu satu.yaitu penggunaan sisitem computer.

3. Pemilihan perangkat lunak
Perangkat dalam hal ini menyangkut konten pembelajaran yang akan disampaikan yang akan dipilih dalam computer. Kemudian bahan yang akan diajarkan bisa diakses melalui computer. Segala menu yang akan diajarkan sudah tersedia dalam computer tinggal kita yang akan menyampaikan.

4. Perangkat keras
Fasilitas computer cukup tersedianya unit unit fasiltas computer baik software maupun hardware. Kelengkapan fasilitas mempermudah yang akan disampaikan dan percepatan evaluasi belajar. Tetapi hardisk adalah jantung dari komputer

5. Fasilitas computer
Tersedianya unit unit dalam computer yang sangant pentinga cpu nya sebagai bagian dalam yang terpenting sofware dan hardware adalah bagian-bagiannya yang melengkapi satu unit computer. Kemudian saran pendukung lainnya adalah alat cetak printer.

6. Komputer sebagai membantu pengajaran
Memberikan solusi yang tepat dan mudah dalam pemahaman dalam penggunaan media dalam setiap materi ajar yang akan disampaikan sehingga memerlukan suatu keseriusan agar penyampaian materi terbantu dengan baik. Media computer memperjelas materi yang disampaikan.

7. Pengaturan kelas dengan sistim 4 kelompok
Pengaturan kelompok ruang multimedia dalam bentuk 4 kelompok yang saling berhadapan mengingat ruang muktimedia yang ukurannya kecil, namun untuk mengefektifkan interaktif.

8. Pengaturan kelas dengan system 12 kelompok group
Pengaturan kelompok ruang multimedia dengan 12 kelompok group untuk menyeleraskan ruangan yang luas dengan kapasitas fasilitas yang lebih lengkap serta luas.

9. Pengaturan kelas kolaborasi.
Pengaturan kelompok ruang multimedia yang lebih atau sangat luas kapasitasnya dan termodern dengan dilengkapi audio visual yang super luas.

6. PENDIDIKAN JARAK JAUH.
Pendidkan jarak jauh merupakan upaya menyebarkan informasi pembelajaran materi materi ajar yang dapat diterima dipelosok pelosok negeri terpencil.Namun untuk itu memerlukan media koneksi jarak jauh dengan pengunaan satelit jarak jauh.Peneroma komunikator dan komunikan diterima interaktif melalui media tv ataupun komputer yang saling interaktif.
Belajar jarak jauh juga tidak meninggal elemen yang terpenting seperti:
1. Pemisahan audience belajar dengan guru
2. Program pembelajaran yang sesuai
3. Teknologi komunikasi
4. Komunikasi interaktif dua arah.
Akan tetapi pembelajaran jarak jauh memungkan memerlukan biaya yang sangat tinggi bagi sekolah yang sudah maju tidak ada persoalan dalam hal ini apakah kita bisa seperti ini? Asal kita mau bersegera untuk melakukannya dengan sungguh dengan melibatkan komponen pendidikan yang terkait.

7. BELAJAR DENGAN ONLINE (INTERNET)
Belajar dengan menggunakan internet tidak lagi mengakses buku cetak,tetapi mengakses internet online yang tersedia.Internet kini telah berkembang disekolah sekolah Indonesia pada saat ini dengan jaringan hotspot sekolah berupaya untuk mengaksess internet nasional maupun internasional. Segala materi pembelajaran dengan cyber juga dapat dilakukan tidak menggunakan catatan buku cetak ataupun buku tulis.
Perkembangan internet hendaknya tetap diawasi dan dikontorl oleh komponen pendidikan agar siswa dalam pembbelajran dapat mengakses pembelajaran yang positif. Karena juga internet menyediakan layanan umum.dalam ranah ini tetap dijaga agar siswa tetap mengakses materi ajar yang positif.

8. MATERIAL DISPLAY.
Pembelajaran dengan symbol bentuk media gerak dan media diam yang tetpampang jelas wujudnya. Siswa mudah mengerti dengan display ini memudah siswa menganalogiskan pengetahuan pengertian symbol melalui media bentuk (display). Hanya saja media display belajar kadang jarang dipakai padahal ini dapat mempemudah siswa dalam menganalisis materi ajar.
Dengan demikian materi ajar display memerlukan juga tempat yang tidak membosankan bagi siswa yang menerima bahan materi pembelajaran seperti meseum, kebun bunga,tempat bersejarah dan daerah pegunungan yang sejuk juga dapat diartikan sebagai materi display.

9. VISUAL MENINGKATKAN BELAJAR
Kegiatan pembelajaran didalam kelas biasanya hanya menggunakan media sederhana ataupun juga dengan menggunakan multimedia namun gambar visual seperti poster, gambar dinding adalah sarana fasilitas belajar yang mentransferr pengertian lewat gambar,tapi setidaknya media gambar dianimasikan secara hidup bergerak sebagi bahasa pembelajaran yang akan disampaikan juga audience belajar sebagai penerima pesan.
Meskipun demikian visual visual yang disajikan disesuaikan dengan jenjang pendidikan agar audience belajar mudah menerimanya.visual juga bisa berupa poto atau poster sebagai bahan baca atas kemampuan siswa untuk menterjemahkannya dalam pengertian yang diterimanya.
Tetapi siswa bukan sekedar saja melihat poto atau poster materi ajar,tetapi mengerti akan proses suatu mata rantai jalannya proses materi ajar.Poto atau poster juga sebagai alat bantu pembelajaran yang harus diketahui siswa.

10. AUDIO BELAJAR
Audio atau suara bisa didengar atau dirasakan pun juga tidak dalam frekwensi yang rendah,tetapi dengan bantuan audio bisa dirasakan.Baik dalam suatu ruangan kelas kecil maupun besar.Audio juga memberikan suatu pengalaman pembelajaran.Dari suara tersebut memberikan suatu makna pembelajaran didalam materi yang didengarkan walaupun jaraknya angat jauh.
Siswa menyimak dalam ruangan kelas ketika guru memberikan pelajaran,akan tetapi lebih lagi apabila ada bantuan audio juga memberikan suatu dorongan atau rangsangan yang menyenangkan. Coba kalau guru menyampaikan materi tanpa audio dengan suara kecil mungkin siswa merasakan kurang menerima pembelajaran. Media audio sangat dirasakan apabila semua aktivitas belajar meneriam secara bersama dengan baik.
Audia juga berhubungan kapasitas ruangan yang memberikan refleksi suara yang mengantarkan keberseihan dan kejernihan suara. Dengan demikian maka audio memerlukan ruangan yang khusus dalam proses pembelajaran. Kedap suara suatu ruangan juga membantu kualitas suara.
Apalagi apa bila siswa sedang belajar soal bercerita. Maka kemempuan audio yang cocok dapat membantu siswa dalam menyampaikan soal-soal ceritanya. Kemudian seluruh siswa dengan semangat dapat memahami karena pengantar audio yang tepat.

11. VIDEO MENINGKATKAN BELAJAR
Video sisrtem dalam penggunaanya sebagai peralatan peamin ulang (play back) dari suatu program(rekaman),terdiri dari minimal satu buah vide tape recorder (Video cassette recorderd) dan satu buah monitor atau lebih. VTR mempunyai banyak jenis baik mengenai system(pejajakan),ukuran vita yang dipergunakan maupun dari kemasan dari pita sendiri. Berbagai jenis VTR yang ada di pasaran dibuat dengan berbagai tujuan penggunaan. Ada yang tuntuk keperluan broadcast, untuk keperluan pengajaran/pendidikan,keperluan industry dan keprluan rumah atau hiburan. Tentunya hal tersebut menyangkut kualitas dan harga. Dengan sendirinya peralatan yang didesign untuk keperluan broadcast atau studio mempunyai kualitas yang jauh lebih baik,sealian itu,mempunyai harga lebih mahal dari peralatan yang dirancang untuk pemakaian dirumah (home use). Berdasarkan segi kemampuan dan fasilitas serta kemudahan operasi, hal ini juga akan berbeda sesuai dengan tujuan penggunaanya.
Video dalam hal belajar memerlukan design khusus yang disesuaikan dalam proses belajar mengajar maka dengan demikian kita perlu memilih perangkat keras dan lunaknya sesui dengan bahan ajar yang akan disamapaikan agar semua audience belajar menerima secara keseluruhan dan benar.Penggunaan Video juga jangan terlampau berlebihan mengingat kemampuan dan kapasitasnya materi ajar dan perangkatnya.
Video juga mencerna tanggapan siswa belajar dengan mudah memberikan suatu rangsangan dan motivasi dalam meyelesaikan suatu evaluasi belajar dengan demikian hasil yang diinginkan akan mengalami peningkatan mengingat penyampaian komunikator melalui pesan bisa diterima dengan mudah oleh komunikan.

12. TREN DALAM TEKNOLOGI DAN MEDIA
Tren media yang diamksud disini adalah menjadi guru digital segala kemampuan dan pengaplikasian merupakan penyampaiannya dengan digital. Teknologi dan media menjadi satu dalam rangka penerpan pembelajaran yang trendi dan dinamis upto date.
Guru digital memprsentasikan materi penuh kaya dengan media interaktif, konferensi video digital juga secara langsung (live).
Namun dalam hal ini manual tulisan dalam mentrasfer kedigital tetap dilakukan mengingat pendataan dan evaluasi dijalankan sebagai alat pendokumentasian. Jadi kemampuan komputerisasi gambar bergerak memungkinkan guru digital untuk mempertimbangkan dan pengembangan yang lebih baik. Dalam setiap proses perlunya juga perubahan selalu perubahan untuk menyesuaikan kemajuan teknologi dan media dalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s